Persiapan Puasa Prima, Relasi pun Terjaga

19 Jul '12

Memasuki bulan puasa, yuk kita bahas bagaimana menjaga relasi yang tetap hangat dan harmonis. Bulan puasa bagi umat Muslim yang menjalankan dimaknai sebagai bulan penuh berkah dan kelimpahan nikmat. Pada nyatanya banyak juga hal yang harus diwaspadai lho! Berubahnya jam tidur akibat kegiatan sahur, keinginan untuk lebih cepat sampai di rumah untuk berbuka bersama keluarga, dorongan untuk memenuhi kebutuhan anak menjelang lebaran, nah… bisa jadi hal-hal tersebut justru membuat Anda semakin merasa punya banyak tuntutan. Dan ujung-ujungnya, tuntutan itu secara tidak disadari, justru membuat Anda jadi pribadi yang lebih mudah tersulut secara emosional. Kalau sudah begini, pasti akan berdampak pada hubungan Anda dengan berbagai pihak. Coba perhatikan hal-hal di bawah ini agar apapun perubahan aktivitas Anda, relasi yang Anda pelihara tetap berjalan mulus.

  1. Sadari perubahan-perubahan apa saja yang terjadi sebelum dan saat bulan puasa berlangsung. Misalnya biasanya Anda bangun pagi jam 6, kini karena harus menyiapkan makan sahur, Anda harus bangun lebih awal di jam 3.30. Atau jika biasanya pada malam hari Anda bisa santai-santai menonton TV, kini Anda harus tidur lebih awal karena anak-anak pun mengalami perubahan jam masuk sekolah lebih awal dan pulang lebih awal dari biasanya. Dari situ, coba untuk mengatur pembagian jam tubuh Anda agar tidak jauh berbeda dengan sedia kala. Waktu bekerja, bersantai dan tidur tetap harus seimbang agar stamina Anda tetap terjaga.
  2. Kompromikan dan bagi tugas dalam rumah bersama pasangan, anak atau asisten yang biasa membantu Anda. Misalnya, buat kesepakatan untuk sahur di jam yang dipastikan bersama, sehingga Anda tidak perlu menghangatkan makanan berkali-kali. Bukan berarti semua tugas Anda bisa diserahkan begitu saja pada si Mbak, karena justru kenikmatan di bulan ini adalah bagaimana berperan sebagai Ratu di rumah untuk dapat melengkapi berbagai kebutuhan anggota keluarga Anda.
  3. Rencanakan budget bersama pasangan. Tentu Anda sudah tau, kira-kira apa saja penambahan biaya yang akan Anda jumpai dalam bulan puasa hingga nanti Lebaran. Buatlah alokasi dana dengan seksama, karena sering kali ada tambahan pos-pos yang sebelumnya tidak ada, seperti biaya hantaran, mendekor ulang rumah, THR bagi para pekerja di rumah, mudik, dsb. Dengan demikian, semua sudah bisa diperhitungkan di awal, dan Anda tidak perlu terkaget-kaget lagi nantinya. Ingat, selalu sesuaikan dengan kemampuan Anda dan jangan memaksa diri.
  4. Komunikasikan segala bentuk kegiatan yang Anda lakukan di bulan ini kepada penghuni rumah. Mengingat posisi Anda sebagai seorang wanita yang selalu memprioritaskan kebutuhan rumah tangga, penting bagi Anda untuk memberitahu apa-apa saja yang juga ingin Anda lakukan, sehingga jika sewaktu-waktu Anda tidak berada di rumah, semua anggota keluarga tetap mampu menangani kebutuhannya masing-masing dengan prima.
  5. Jadikan waktu yang baik ini untuk mempererat jalinan kekeluargaan dan persahabatan. Ini adalah kesempatan baik untuk saling berkunjung dan mengadakan acara keluarga besar. Cobalah sesekali untuk menjadi penggagas dan pengatur acar keluarga besar Anda, dan rasakan betapa positifnya energi berbagi dan berkumpul bersama orang-orang yang Anda sayangi!

Nah, semua sudah jelas dan dipersiapkan dengan baik. Kini, saatnya menikmati hari-hari puasa Anda penuh makna. Selamat berpuasa!

 

*seperti yang telah dimuat di website LG Indonesia, 2011

No comments yet

Leave a Reply