Memberi dan Meminta (Memohon) Maaf

27 Jun '14

Renungan Jelang Ramadhan 1435 H.

MEMBERI dan MEMINTA/MEMOHON MAAF

Sering kali kita (baca: saya) terbiasa menuntut, meminta dan MEMOHON sehingga lupa selayaknya mendahulukan MEMBERI.

Padahal, di saat sudah memberi, maka barulah ada kelapangan ruang untuk diberi.

Bahkan (entah benar atau tidak) asal kata forgive adalah for give. Yang saya maknai inti maaf adalah MEMBERI maaf (for give), karena level memberi jauuuh lebih mulia daripada meminta (mohon) maaf.

Semoga kita semua mampu membuka pintu hati MEMBERI MAAF selapang-lapangnya pada siapapun dan apapun yang (mungkin) pernah bikin ngga enak/ngeselin/nyakitin dan lain-lain.

Aamiin…

Selamat menunaikan ibadah Ramadhan 1435 H dengan hati yang bersih tanpa beban kesal, benci, marah dan rasa negativitas lainnya.

(Setelah memantapkan niat dan meluruskan hati MEMBERI maaf seluasnya pada siapapun); ijinkan saya MEMOHON maaf.

Mohon maaf pada diri saya sendiri yang pernah mengijinkan menyimpan rasa benci, iri atau dengki dan pada semua teman2 dan keluarga yang pernah mendapati kekhilafan saya.

No comments yet

Leave a Reply