Manfaat Bernyanyi bagi Bayi/Anak Anda

9 Mar '12

Apa yang Anda lakukan saat mendengar bayi/anak Anda menangis? Sebagimana layaknya dilakukan oleh para orangtua di berbagai belahan dunia dan di setiap kebudayaan, maka Anda akan menenangkannya dengan cara menawarkan makan, minum mengelus, mengatakan “shhhh, cup…cup…”, dan bernyanyi. Sesuai penelitian yang dilaporkan di Hungaria dan Belanda, dengan cara mengukur gelombang otak, saat bayi didengarkan nada, maka mereka mampu membedakan pola nada Ini bukanlah hal yang dipelajari, namun terberi sejak lahir.

Menurut Kimberly Sena Moore, seorang terapis neurologis musik bersertifikasi dalam Psychology Today terdapat kaitan antara musik dan bayi yaitu bahwa musik memegang peranan besar dalam perkembangan bayi. Bahkan beberapa peneliti yakin bahwa bernyanyi adalah bentuk pembelajaran bahasa yang baik dan mampu mencegah gangguan keterlambatan berbahasa. Lebih jauh lagi ditemukan bahwa terdapat tipe komunikasi lebih baik saat bayi dihadapkan pada musik baikd alam bentuk saat berbicara langsung padanya, bersenandung dan bermain diiringi nyanyian. Fenomena ini terjadi pada seluruh pengasuhan anak di setiap kebudayaan

Bernyanyi yang dimaksud adalah musik/lagu yang dihadapkan langsung pada bayi oleh seseorang di hadapannya. Penelitian yang dilakukan Sandra Trehub dalam salah satu ulasannya berjudul Musical Predisposistion in Infancy menghasilkan temuan:

–          Bayi yang lebih sering dihadapkan pada musik membantu mengoptimalkan level mood-nya dan kemampuan ekspresinya.

–          Mempererat ikatan emosional bayi/anak dan pengasuh.

–          Gaya bernyanyi memperkaya kemampuan bayi beradaptasi, sehingga sangat bermanfaat bagi tumbuh kembangnya kemudian.

 

Hal lain yang perlu diperhatikan dalam memaparkan lagu atau music bagi bayi Anda adalah jangan memainkannya melalui headphone. Telingan bayi lebih sensitif dan memainkan musik langsung di telinganya berpotensi menyebabkan kerusakan dan berbahaya. Cara yang paling tepat memainkan musik pada anak adalah bernyanyi! Bahkan saat Anda merasa tidak bisa bernyanyi atau suara Anda sumbang/fals tidaklah masalah! Bayi/anak Anda tidaklah peduli. Mereka pasti menyukai suara Anda dan merasa lekat terhubung dengan cara Anda bernyanyi, tidak peduli apakah Anda memiliki kualitas vokal yang baik atau buruk. Selain itu, hal baik lain adalah memberikan rasa keamanan bagi sang bayi.

Kebiasaan bernyanyi dapat Anda lakukan saat sedang mengandung. Janin mulai memproses sinyal auditori (pendengaran) saat berusia 25 minggu. Ini salah satu alasan mengapa bayi yang baru lahir memilih mendengar suara ibunya, karena meraka sudah familiar sejak dalam kandungan. Kebaisaan bernyanyi satu/beberapa lagu saat mengandung memiliki keuntungan saat bayi lahir ia sudah mengenal/familiar dengan lagu tersebut. Anda dapat mencoba bernyanyi lagu yang sebelumnya sering Anda dendangkan saat hamil untuk menenangkannya atau menghantarkannya menjelang tidur. Anda juga dapat memasang musik (kaset, radio, CD atau lainnya) pada bayi, namun tidaklah memiliki efek yang sama dengan bernyanyi. Bernyanyi langsung adalah cara berkoneksi dengan bayi Anda, karena  memiliki elemen interaksi antar manusia dan memenuhi kebutuhan perkembangan kognisi, bahasa, dan emosional. Anda bisa menyanyikan lagu-lagu sederhana untuk anak-anak. Nah orangtua, ayo segeralah lebih sering bernyanyi bagi putra putri Anda!

No comments yet

Leave a Reply