Cara Mengoptimalkan Dorongan Diri

30 May '12

Bahwa manusia memiliki daya luar biasa untu menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri. Yang terjadi, seringkali kita merasa memiliki niatan kuat melaksanakan suatu hal, sudah berusaha memfokuskan diri, nyatanya terlewatkan begitu saja. Justru sering terjadi adalah mengulur waktu pengerjaan atau terlupakan dengan sendirinya. Untuk mengatasi, perlu adanya kekuatan diri yang lebih, atau sering disebut dorongan diri (will power). Saat kita terbiasa berlatih melakukannya, maka hal-hal yang biasanya terasa sulit untuk memulainya (atau karena sering terlupakan dan tidak bersemangat?) akan lebih mudah, dan otomatis disiplin diri muncul.

Berikut 5 cara untuk memperkuat dorongan diri Anda, sesuai yang diuraikan dalam situs Psychology Today:

1.       Cukup tidur. 7-8 jam lamanya tidur adalah waktu yang ideal dan dilakukan teratur sebelum dini hari (pergantian hari pukul 00.00). Adanya kemampuan kontrol dan disiplin diri memerlukan kekuatan otak, dan saat lelah tubuh cenderung sulit menghantarkan zat-zat yang diperlukan otak melaksanakan fungsinya memberdayakan diri.

2.       Meditasi minimal 5 menit setiap hari. Duduk hening, pejamkan mata dan pusatkan perhatian pada nafas Anda. Saat sadar tidak lagi memperhatikan nafas, perlahan kembalikan pada masuk keluar nafas. Saat Anda sadar apa yang Anda lakukan (misalnya sadar bahwa saat bermeditasi Anda merasa ingin segera menyelesaikannya), Anda sebenarnya menggunakan fungsi otak aspek dorongan diri, dan memgurangi impuls yang menguasai diri Anda. Meditasi adalah melatih diri semakin sadar dengan apa yang berlangsung dalam diri, dan sebagai bonusnya Anda memilki kontrol diri lebih baik.

3.       Singkirkan minuman lain selain air putih. Seringkali kita membutuhkan kopi untuk memompa semangat, membuat tidak mengantuk, dan sebagainya. Atau minuman penyegar lain yang memiiki rasa tertentu (teh, soda, sirup, bir, dsb-nya). Berdasarkan penelitian, justru hal ini menurunkan daya dorong diri Anda. Minuman tersebut justru merendahkan kesadaran diri. Air putih adalah pilihan terbaik! Kualitas air putih terbaik dapat dibaca lebih detail di http://airkangenindonesia.blogspot.com

4.       Buatlah rencana apa yang akan Anda lakukan jika berhadapan dengan godaan. Apa yang akan Anda lakukan jika apa yang sudah Anda niatkan tidak tercapai? Jangan biarkan pertanyaan itu tidak terjawab, tapi sebelum terjadi, buatlah rencana matang, jika perlu tuliskan! Terlihat sederhana, namun langkah ini penting untuk menghindari apa yang tidak Anda harapkan menimpa Anda. Misal, saat Anda merencanakan pasangan Anda menjemput Anda tepat waktu, namun nyatanya ia terlambat. Tuliskan rencana Anda, daripada membentak dan menyalahkannya terlambat, lebih baik jika Anda tetap tenang, beberapa waktu sebelumnya memastikan apakah ia dapat menjemput tepat waktu, dan jika tidak bisa Anda segera memesan taksi. Namun jika hal tersebut akhirnya terjadi juga dan Anda terlambat? Selain memaafkannya, juga maafkan diri Anda karena kurang jeli menyiapkan rencana cadangan. Kesalahan bisa saja terjadi dan jadikan pelajaran.

5.       Ingatkan diri Anda, mengapa Anda melakukan hal tertentu, dan Anda akan kelhilangan apa jika menyerah begitu saja? Mengapa Anda memulai suatu kebiasaan baru dan menghentikan yang lama? Jujurlah dan ingat bahwa apapun yang sangat Anda inginkan daripada apa yang seharusnya (terlihat ideal) Anda inginkan. Misalnya, Anda mengatakan ke tetangga bahwa Anda rajin berolahraga supaya menjadi conth baik bagi anak-anak. Namun yang sejujurnya Anda inginkan adalah bisa memakai celana Anda yang dulu kembali dan merasa sehat. Penelitian menunjukkan bahwa motivasi murni (yang tidaklah harus terdenger ideal) akan lebih efektif. Visualisasikan jika Anda mendapatkan tantangan, apa yang Anda lakukan?

 

Manusia memiliki kekuatan pikiran luar biasa tak terhingga. Jika Anda dapat mengoptimalkannya, maka lancarlah juga semua apa yang benar-benar Anda inginkan, dan mewujud jadi nyata!

No comments yet

Leave a Reply