6 Cara Efektif Mengatasi Bosan

8 Mar '12

Manusiawi jika sewaktu-waktu Anda merasa bosan. Bisa jadi dalam hal bekerja, bersama pasangan atau dalam kegiatan yang lebih sederhana atau rutin di rumah. Misalnya berbenah, mengurusi keperluan rumah tangga, dan sebagainya. Dalam konteks umum, kebosanan adalah perasaan tidak nyaman, tidak tertarik mengerjakan lagi apa yang sudah sering dikerjakan. Dan hal ini tentu bisa menyerang siapa saja, apalagi jika sudah berada dalam kurun waktu lama berhadapan dengan hal tersebut.

Sering kali, cara mengatasi yang disarankan adalah mencari hal lain yang menarik sehingga Anda bisa “lupa”dengan apa sedang Anda hadapi. Jika demikian, bukankah itu sama dengan Anda “lari” sementara dari apa yang seharusnya Anda hadapi? Simak 6 cara berikut ini sehingga Anda dapat berdamai dengan rasa bosan.

1. Kenali, hadapi dan duduk hening saat bosan datang. Hal pertama yang harus Anda lakukan saat bosan menyerang adalah menyadari bahwa Anda sedang bosan. Berapa sering kebosanan itu datang? Berapa kali pikiran Anda beralih dari apa yang sedang Anda kerjakan? Apakah sering Anda melakukan hal tanpa tujuan, misalnya di tengah-tengah menyelesaikan tugas kantor, Anda lebih tertarik browsing internet? Daripada lari dari rasa bosan, cobalah menjadi bagian dari kebosanan itu. Duduk hening dengan kebosanan Anda. Daripada menyibukkan diri dengan hal lain tanpa sepenuh hati dan perhatian, cobalah tidak melakukan apa-apa. Biasanya ini akan memunculkan kebosanan kembali, namun Anda lebih menyadari sumber kebosanan sebelumnya.

2. Dekatkan diri dengan orang yang produktif. Kebosanan seperti candu, dan saat dikelilingi oleh orang yang memiliki kecanduan yang sama, maka Anda semakin dalam tertarik ke dalam pusaran kebosanan. Kenali dengan siapa Anda banyak menghabiskan waktu, baik dalam relasi langsung atau sekedar teman online chatting, BBM, dan sebagainya. Buat diri Anda candu dengan orang yang tidak diliputi juga dengan kebosanan.

3. Menyelingi membaca dan menulis. Banyak orang membaca saat bosan. Walaupun ini adalah cara yang efektif, namun di sisi lain membaca bisa dijadikan adalah sarana lari dari yang Anda hadapi. Kini, cobalah menulis jurnal dan menceritakan pengalaman (kebosanan) Anda. Anda juga bsia lebih kreatif membuat fiksi atau tulisan apapun. Yang penting dari kedua aktivitas membaca dan menulis adalah mensinergikan energi diri, yaitu menarik dan mendorong (informasi). Ini juga berfumgsi bagi proses otak yang lebih aktif.

4. Kadang, Anda perlu bertindak “irasional”. Alasan mengapa kebosanan datang bisa berasal karena kita “dituntut” menjadi rasional. Banyak perencanaan, berpikir, dan evaluasi. Sesekali cobalah membuat tujuan irasional. Selama Anda tidak menyakiti orang lain dengan tindakan irasional Anda, latihan ini dapat mengubah hidup Anda, memberi penyegaran dan menembus batasan. Misal dalam versi sederhana, sekedar menyusuri rute jalan yang sama sekali yang belum Anda ketahui.

5. Berhubungan dengan teman lama. Mendengar kabar dari teman lama membuat Anda lebih menyadari keberadaan dan relasi antara manusia. Pembicaraan dan pengalaman yang diketengahkan juga bisa merupakan sumber semangat yang mentransformasi hidup Anda.

6. Keluar dari dan “bermain”. Bosan? Keluar sesaat dari situasi yang membuat Anda bosan, misal dari ruang kerja Anda. Kemudian perhatikan alam, hal yang terlihat kecil namun mengandung berjuta keindahan. Lihat burung di pohon, ambil rumput dan rasakan di tangan Anda, atau apapun. Kehidupan sekarang sudah lebih banyak didominasi teknologi, sehingga sering kita melupakan keindahan alam, tidak menghargai keberadaannya. We take it for granted. Waktu yang tepat untuk lebih memaknainya. Bagaimana, sudah coba tips di atas? Kini tidak perlu lari lagi dari kebosanan Anda. Hadapai dan ia akan segera berlalu.

*sesuai yang telah diposting di website LG Indonesia, Januari 2012

No comments yet

Leave a Reply